Abbas, Pemadam Kebakaran Anda Bukan Salahuddin Al-Ayyubi
Mahmoud Abbas kembali mengatakan sesuatu yang patut dipertanyakan. Dalam tragedi kebakaran hutan Carmel, diberitakan bahwa para petugas pemadam kebakaran dari Otoritas Palestina yang dipimpinnya mengirimkan bantuan dengan sigap. Abbas menyebut aksi itu seperti Salahuddin Al-Ayyubi. Bagaimana bisa?"Adalah tugas kami untuk memberikan bantuan dalam rangka menyelamatkan kehidupan dan lingkungan," kata Abbas dalam upacara di Tepi Barat Sabtu kemarin untuk menghormati petugas pemadam kebakaran Otoritas Palestina yang membantu memadamkan api mematikan di wilayah Carmel. "Anda semuanya melakukan pekerjaan yang besar!" katanya bangga.
"Sejarah Palestina menunjukkan bahwa kami tidak pernah ragu-ragu untuk memenuhi tugas manusiawi kami dalam kasus seperti ini. Salahuddin Al-Ayyubi mengirimkan dokter pribadinya untuk mengobati musuhnya, Raja Richard dari Inggris, yang memimpin perang salib untuk menaklukkan tanah kami," kata Abbas.
"Tetangga kami menderita, dan itu adalah tugas kami untuk memberikan bantuan dalam rangka menyelamatkan kehidupan dan lingkungan," kata pemimpin Palestina. "Kami tidak akan ragu untuk menawarkan bantuan tersebut. Ke Israel atau negara lain."
Menurut Abbas, bantuan yang diberikan kepada Israel juga akan membantu meningkatkan citra Palestina di luar negeri.
Presiden Israel Shimon Peres dan Perdana Menterinya, Benjamin Netanyahu mengirimkan telegram kepada Abbas dan mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Palestina karena telah membantu Israel menanggulangi kebakaran hutan yang merenggut nyawa 43 orang itu.






23.17
Ibrahim Abdur Rozaq
, Posted in
Dua warga Palestina tewas oleh mortir tank Israel yang ditembakkan ke Jalur Gaza, pada saat serangan tanpa henti terhadap penduduk sipil di wilayah ini terus berlanjut.
Pemimpin faksi Gerakan Islam Palestina, Syaikh Raid Shalah, telah dibebaskan dari penjara Israel, setelah menghabiskan lima bulan di balik jeruji besi.
Pabrik Israel diam-diam telah melakukan pembuangan limbah industri yang berbahaya dari industri polusi di kota Tulkarm, Tepi Barat, gubernur kota tersebut mengatakan.
Syaikh Ra'id Shalah, ketua Gerakan Islam di tanah pendudukan 1948, menyatakan segera setelah dirinya dibebaskan dari penjara Ramle bahwa lima bulan yang ia habiskan di penjara Israel adalah hari terbaik dalam hidupnya dan menjadi momen surgawi saat dirinya bisa menghabiskan waktu dalam menyembah Allah.
Sebagai langkah Israel dalam melakukan serangan terhadap warga Palestina, tembakan dari tank Israel telah kembali melukai dua pemuda Palestina di Jalur Gaza utara, kata sumber medis Palestina.


